Modal Usaha yang Dibutuhkan untuk Membuka Usaha Rumahan

Modal Usaha yang Dibutuhkan untuk Membuka Usaha Rumahan

Melakukan atau menciptakan peluang usaha membutuhkan sebuah modal usaha sesuai skala bisnis yang akan dijalankan, baik kecil maupun besar. Begitu pula untuk peluang usaha rumahan yang masih dalam skala kecil. Banyak jenis usaha rumahan sekarang ini yang sudah menjadi tren dan tidak bisa dianggap kecil atau enteng. Untuk menjadi seorang pebisnis harus mengetahui dulu strategi berbisnis.

Bisnis dengan Modal Usaha Low Budget

Sekarang ini, banyak sekali jenis-jenis usaha skala kecil yang bisa dilakukan dirumah. Para pelaku bisnis yang bisa dikatakan sebagai orang baru dalam dunia bisnis pun makin banyak yang kreatif dalam menciptakan usaha-usaha baru dengan modal kecil yang berjenis usaha rumahan.

Apalagi jenis usaha tersebut memang yang menjadi favorit banyak orang ataupun menjadi tren kekinian. Beberapa jenis usaha rumahan modal kecil, antara lain seperti berikut ini.

Warung Makan

Untuk usaha yang pertama kali adalah usaha yang banyak dicari orang, karena banyak orang yang membutuhkan makanan. Banyak orang-orang atau ibu-ibu yang mempunyai keahlian memasak hingga membuka usaha rumahan sebuah warung makan. Bahkan, bisa dimulai dari jenis makanan seperti nasi uduk, gado-gado atau semacamnya.

Minuman

Selain makanan, produk kuliner lain yang bisa meraup untung besar dengan membutuhkan modal kecil adalah minuman. Banyak jenis minuman yang laku di pasaran, karena memang masyarakat sangat suka sekali minuman dingin dan segar. Jenis minuman dingin dan segar tersebut sekarang bervatiasi, seperti jus, thai tea ataupun variasi minuman kopi.

Minuman

Camilan

Jenis usaha yang satu ini memang tidak pernah ada habisnya, karena disetiap masa selalu ada jenis-jenis baru dari camilan. Walaupun kadang ada yang tidak terlalu lama eksis, namun tetap sudah meramaikan dunia bisnis makanan atau kuliner dan sangat bisa dijadikan usaha rumahan. Karena, ini yang dibutuhkan memang terbukti sangat kecil. Jenis camilan bisa berbentuk keripik, kerupuk ataupun sejenis kacang-kacangan.

Barang Handmade

Untuk barang yang satu ini memang tidak bersifat kuliner, melainkan barang yang bisa digunakan. Salah satunya barang-barang handmade, baik berupa aksesoris maupun perlengkapan interior.

Barang Handmade

Produk seperti ini termasuk kategori bisnis rumahan , karena memang banyak barang-barang handmade yang diproduksi di rumah. Anda bisa juga menjadikan kemampuan membuat kerajinan untuk dilatihkan kepada orang lain.

Usaha Jasa

Untuk usaha yang terakhir bisa menjadi usaha rumahan dalam skala kecil yang biasa dilakukan atau dijalankan dari rumah. Usaha jasa dapat berupa jasa cuci gosok, jasa mengajar atau guru privat dan bahkan jasa servis maupun jasa potong rambut yang bisa dilakukan di rumah dengan biaya awal yang tidak terlalu besar.

Tipe dan Jenis Modal Usaha

Untuk menjadi seorang pengusaha tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Perlu beberapa pertimbangan untuk melakukannya, salah satunya pertimbangan mendapatkan modal.

Sebelum memikirkan bagaimana caranya mendapatkan modal, Anda perlu mengetahui terlebih dulu beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum mulai berbisnis yaitu mengetahui tipe-tipe modal yang bisa Anda miliki untuk berbisnis kelak. Ada 5 tipe modal, antara lain sebagai berikut.

Modal Usaha Berupa Uang

Ini satu-satunya modal yang nyata secara fisik dan sudah pasti dibutuhkan dalam membuka sebuah usaha bisnis. Uang merupakan modal usaha yang dibutuhkan untuk melengkapi semua kebutuhan akan bisnis yang ingin dijalani.

Modal Usaha Berupa Pengetahuan

Modal Usaha Berupa Pengetahuan

Pengetahuan termasuk modal penting yang harus dimiliki, mulai dari pengetahun tentang cara berbisnis hingga pengetahuan mengenai karakter orang lain secara psikologis yang akan menjadi pelanggan atau konsumen Anda.

Modal Usaha Berupa Kepribadian

Untuk yang satu ini memang modal khusus untuk menjalani bisnis, kepribadian Anda juga merupakan modal dalam melakukan usaha. Kepribadian akan menentukan apa yang Anda minati atau mungkin bisa Anda tekuni dalam sebuah bisnis.

Modal Usaha Berupa Kreativitas

Setelah berhasil menciptakan sebuah bisnis bagi Anda sendiri, tentunya Anda ingin mempertahankan agar bisnis ini bisa bertahan melawan banyak kompetitor. Modal kreativitas inilah yang dibutuhkan untuk menjalaninya.

Modal Usaha Berupa Profesionalisme

Modal terakhir yang harus Anda miliki adalah modal profesionalisme. Yaitu, Anda harus bekerja dan berjuang secara profesionalisme untuk mempertahankan bisnis Anda agar terus berjalan dan menciptakan banyak pelanggan loyal dalam hal pelayanan yang baik.

Cara Mendapatkan Modal Usaha

Untuk bisa menjalani sebuah bisnis atau usaha diperlukan modal. Kadang kita mendapatkannya tidak harus dari apa yang kita miliki sendiri, walaupun kita tidak memiliki cukup modal dan biaya tapi kita masih bisa menjalani bisnis. Adapun cara lain mendapatkan modal yang benar adalah sebagai berikut

Tabungan Pribadi

Modal pertama kali yang perlu kita cek adalah tabungan pribadi kita sendiri. Jika memang memadai artinya Anda masih beruntung memiliki modal dari uang tabungan.

Menjual Aset

Kalau Anda tidak mempunyai cukup uang untuk modal dari tabungan yang dimiliki, mungkin dengan terpaksa Anda bisa menjual atau sekedar menggadai aset yang Anda punya. Misalnya saja seperti perhiasan emas yang Anda miliki, atau bahkan tanah atau rumah.

Menjual Aset

Pinjam Kerabat

Setelah milik pribadi tidak Anda miliki, Anda masih mencoba untuk meminjam dari kerabat ataupun teman. Ini merupakan cara aman meminjam tanpa harus beresiko.

Pinjam Bank

Masih belum mendapatkan pinjaman langsung, masih ada cara lain melalui pinjaman modal usaha dari Bank. Memang sedikit beresiko atau agak rumit, karena membutuhkan jaminan dan pembayarannya nanti menggunakan bunga. Tapi masih bisa diatasi untuk modal-modal kecil usaha rumahan.

Mencari Partner

Selain mencoba pinjaman dari Bank, Anda memiliki alternative lain untuk menjalani bisnis kecil usaha rumahan ini. Yaitu dengan mencari partner bisnis yang bisa membantu Anda agar bisa menambahkan kekurangan modal Anda, dan dengan membagi hasil usaha dengan partner tersebut.

Uang dari Konsumen dengan Sistem PO

Untuk yang lebih mudah jika memang tidak terlalu memiliki banyak modal, namun Anda takut beresiko meminjam ke Bank maka Anda bisa memulai bisnis dengan modal dari konsumen. Yaitu, Anda bisa membuka Pre Order (PO) untuk bisnis yang Anda lakukan dan meminta uang DP terlebih dulu sebelum memulai.

Program UKM

Cara terakhir untuk mendapatkan modal adalah dengan cara mengikuti program binaan UKM. Jika Anda sudah bisa menunjukkan produk apa yang akan Anda jadikan bisnis tetap Anda, maka Anda bisa mengajukan diri pada beberapa organisasi yang mengkoordinir beberapa pengusaha kecil melalui program UKM. Dengan begitu, modal usaha yang Anda butuhkan akan diberikan oleh si koordinator UKM tersebut.

Strategi untuk Mendapatkan Modal Usaha

Diluar dari tipe modal yang sudah dijelaskan diatas, dalam strategi bisnis ada juga jenis modal yang dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu, modal investasi awal, modal kerja dan modal operasional.

Strategi untuk Mendapatkan Modal Usaha

Untuk ketiga tipe modal ini adalah modal yang benar-benar kita harus kelola. Ada beberapa jenis peluang usaha dengan modal kecil, sehingga harus bisa menyiasati untuk mengelola ketiga tipe modal di atas.

Investasi Awal

Ini merupakan modal dari yang Anda miliki, jika Anda membuka usaha rumahan dengan modal kecil pastinya ada modal awal seperti mempersiapkan segala macam bahan yang dibutuhkan, seperti membeli etalase untuk display makanan yang Anda jual di rumah atau membeli peralatan yang dibutuhkan

Kerja

Kalau modal yang satu ini adalah modal Anda menjalani bisnis, produk apapun yang Anda akan jual pertama kalinya Anda harus beli atau siapkan terlebih dulu. Modal untuk membeli produk tersebut dinamakan modal kerja.

Operasional

Terakhir adalah modal operasional, yaitu modal usaha Anda pada saat menjalani bisnis yang rutin harus Anda keluarkan setiap bulannya. Seperti listrik, biaya karyawan dan lain-lain. Untuk peluang usaha rumahan harus diminimalisir bentuk pengeluaran modal operasional ini.